Anies baswedan

Anies Baswedan Kampanyekan Kendaraan Umum Berbasis Listrik Lewat Formula E

Formula E merupakan salah satu hajat besar kota Jakarta yang baru berlangsung di akhir kepemimpinan Anies Baswedan sebagai Gubernur kemarin. Ajang balap mobil listrik ini adalah bagian dari inovasi dunia dalam menyemarakkan aksi penanganan krisis iklim yang terjadi di seluruh dunia.

Berlangsung di Jakarta International E-Prix Circuit Ancol dan diikuti oleh berbagai negara di dunia. Tidak bisa kita sangkal, event ini secara otomatis menarik mata dunia untuk melihat Jakarta. Selain partisipasi Jakarta di Formula E, Anies juga berhasil menjadikan Indonesia menjadi Wakil Ketua Komite Pengarah pada C40. Yang mana merupakan sebuah jaringan kota-kota besar yang ada di dunia yang berkomitmen untuk mengatasi krisis iklim di seluruh dunia.

Pencapaian ini tentu saja adalah pencapaian besar dan semakin menambah tanggung jawab kita semua untuk menggaungkan zero emisi bukan hanya di negeri sendiri tetapi juga di seluruh dunia. Dalam wawancaranya dengan #kickandy Anies menyampaikan bahwasannya kendaraan listrik adalah kendaraan masa depan Indonesia. Sehingga semua dari kita harus siap dengan perubahan tersebut khususnya penyelenggara negeri ini.

Kampanye Mengenalkan Kendaraan Listrik Lewat Formula E

Ajang balap mobil listrik internasional atau Formula E sudah menjadi rencana yang semenjak Juli 2019 lalu, ketika Anies berkunjung ke Amerika Serikat. Dan Anies sebagai perwakilan menawarkan Jakarta sebagai tuan rumah event ini.

Tentu saja sebagai tuan rumah ada banyak persiapan yang perlu dilakukan. Termasuk diantaranya pembangunan sirkuit balap mobil listrik. Tapi disamping persiapan infrastruktur, Anies punya maksud dan tujuan yang lebih besar mengadakan event ini di Jakarta.

Seperti yang kita ketahui bersama di Indonesia baru sebagian saja masyarakatnya yang berpindah dari kendaraan berbasis BBM ke berbasis listrik. Itu pun terbatas pada kendaraan pribadi, yang mana keuntungannya hanya bisa dirasakan oleh sebagian besar kelompok saja. Padahal untuk mendapatkan dampak yang signifikan pada perbaikan iklim butuh keterlibatan dari semua pihak. Dalam ini harusnya penyelenggara negara gencar mengkampanyekan kendaraan umum berbasis listrik.

Tapi ternyata mengkampanyekan bus listrik kepada masyarakat juga bukan perkara mudah, karena masyarakat belum merasa tertarik akan kendaraan ini. Dan disinilah peran Formula E, yaitu untuk mendorong masyarakat menggunakan kendaraan berbasis listrik.

Anies menyatakan bahwa untuk mensukseskan konversi kendaraan berbasis BBM ke listrik ia membutuhkan event yang ramah lingkungan. Dan Formula E adalah tools yang bisa ia gunakan. Karena ternyata mengkampanyekan kendaraan umum berbasis listrik lewat bus membutuhkan proses yang panjang dan dampaknya kurang signifikan. Sehingga dengan adanya event global ini ia berusaha menyampaikan pesan bahwasannya Jakarta peduli dan ingin ikut menjadi bagian dari pelopor perbaikan iklim di seluruh dunia.

Kendaraan Umum Berbasis Listris yang Sudah Terintegrasi di Jakarta

Meskipun pemberian subsidi kendaraan listrik baru diberikan kepada mereka yang menggunakan kendaraan listrik pribadi, hal tersebut tidak menyurutkan langkah Anies untuk membawa perubahan. Terbukti dengan upayanya dalam mengadakan armada bus Trans-Jakarta yang berbasis listrik.

Pengadaan ini tentu saja untuk mensukseskan tujuan besarnya yaitu sebagai solusi akan permasalahan krisis iklim di Jakarta. Tahun lalu saja sudah ada 56 unit bus listrik yang siap membantu mobilisasi warga DKI. Pergantian armada ini tentu saja selain bisa mengurai kemacetan yang ada di Jakarta juga secara nyata bisa menurunkan emisi karbon di kota metropolitan ini. Bahkan Trans-Jakarta juga berharap di tahun 2030 mendatang sudah ada 10.000 lebih unit bus listrik yang beroperasi untuk warga Jakarta.

Gambaran kota Jakarta yang menjadi semakin inovatif ini tentu membuat warga Indonesia yang tidak tinggal di Jakarta mengharapkan hal yang sama. Kemudahan yang ditelurkan Anies lewat kebijakan-kebijakannya semoga bisa diterapkan di Indonesia secara menyeluruh nantinya. Karena perubahan yang menyeluruh adalah wujud dari Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *