doa mandi wajib haid

Hukum Mandi Wajib Setelah Haid yang Perlu Diketahui Muslimah Berikut Doanya!

Para wanita ketika memasuki masa pubertas maka akan mengalami menstruasi atau haid. Dikutip dari Alodokter, menstruasi atau haid adalah keluarnya darah dari alat kelamin wanita sebagai akibat dari siklus bulanan. Siklus tersebut secara alami terjadi dan menjadi bagian dari proses organ reproduksi wanita untuk mempersiapkan kehamilan. Ketika mengalami menstruasi ini, wanita muslim tidak diperbolehkan untuk mengerjakan ibadah shalat, berpuasa ataupun ibadah lainnya termasuk hubungan suami istri. Selanjutnya, para wanita muslim ini diperbolehkan kembali mengerjakan ibadah jika masa menstruasi tersebut telah selesai. Namun, sebelumnya mereka diharuskan untuk melakukan mandi wajib dari haid. Mandi wajib berbeda dengan mandi pada umumnya, terdapat bacaan doa mandi wajib haid yang harus dilafalkan. Bukan hanya itu, terdapat pula tata cara mandi wajib tersendiri yang sesuai dengan ajaran agama Islam. Lalu, bagaimana bacaan doa mandi wajib setelah haid beserta tata caranya dalam Islam?

Hukum Mandi Wajib Setelah Haid

Sebelum membahas bacaan doa mandi wajib setelah haid, ada baiknya Anda mengetahui hukumnya terlebih dahulu. Anjuran untuk melakukan mandi wajib setelah haid terdapat dalam firman Allah SWT QS. Al-Maidah ayat 6, sebagai berikut:

وَاِنْكُنْتُمْجُنُبًافَاطَّهَّرُوْاۗ

Artinya:

Jika kamu junub, maka mandilah.” (QS. Al-Maidah: 6).

Selain itu, anjuran melakukan mandi wajib juga terdapat dalam QS. An-Nisa ayat 43 yang berbunyi,

يٰٓاَيُّهَاالَّذِيْنَاٰمَنُوْالَاتَقْرَبُواالصَّلٰوةَوَاَنْتُمْسُكَارٰىحَتّٰىتَعْلَمُوْامَاتَقُوْلُوْنَوَلَاجُنُبًااِلَّاعَابِرِيْسَبِيْلٍحَتّٰىتَغْتَسِلُوْاۗوَاِنْكُنْتُمْمَّرْضٰٓىاَوْعَلٰىسَفَرٍاَوْجَاۤءَاَحَدٌمِّنْكُمْمِّنَالْغَاۤىِٕطِاَوْلٰمَسْتُمُالنِّسَاۤءَفَلَمْتَجِدُوْامَاۤءًفَتَيَمَّمُوْاصَعِيْدًاطَيِّبًافَامْسَحُوْابِوُجُوْهِكُمْوَاَيْدِيْكُمْۗاِنَّاللّٰهَكَانَعَفُوًّاغَفُوْرًا

Artinya:

“Wahai orang yang beriman! Janganlah kamu mendekati salat ketika kamu dalam keadaan mabuk, sampai kamu sadar apa yang kamu ucapkan, dan jangan pula (kamu hampiri masjid ketika kamu) dalam keadaan junub kecuali sekedar melewati jalan saja, sebelum kamu mandi (mandi junub). Adapun jika kamu sakit atau sedang dalam perjalanan atau sehabis buang air atau kamu telah menyentuh perempuan, sedangkan kamu tidak mendapat air, maka bertayamumlah kamu dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Sungguh, Allah Maha Pemaaf, Maha Pengampun.” (QS. An-Nisa: 43).

Adapun anjuran melakukan mandi wajib juga terdapat dalam hadist Ibnu ‘Abbas, bahwa Maimunah mengatakan:

“Aku pernah menyediakan air mandi untuk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lalu beliau menuangkan air pada kedua tangannya dan mencuci keduanya dua kali-dua kali atau tiga kali. Lalu dengan tangan kanannya beliau menuangkan air pada telapak tangan kirinya, kemudian beliau mencuci kemaluannya. Setelah itu beliau menggosokkan tangannya ke tanah. Kemudian beliau berkumur-kumur dan memasukkan air ke dalam hidung. Lalu beliau membasuh muka dan kedua tangannya. Kemudian beliau membasuh kepalanya tiga kali dan mengguyur seluruh badannya. Setelah itu beliau bergeser dari posisi semula lalu mencuci kedua telapak kakinya (di tempat yang berbeda).” (HR. Bukhari no 265 dan Muslim no 317).

Niat atau Doa Mandi Wajib Haid

Selanjutnya, setelah mengetahui hukum mandi wajib, kini para wanita muslim bisa mengenal bacaan niat doa mandi wajib setelah haid atau menstruasi. Adapun bacaan niat doa mandi wajib setelah haid adalah sebagai berikut:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ الْحَيْضِ ِللهِ تَعَالَى

Nawaitul ghusla liraf’i hadatsil haidil lillahi Ta’aala.

Artinya:

“Aku niat mandi wajib untuk mensucikan hadas besar dari haid karena Allah Ta’ala.”

Selain harus membaca niat atau doa mandi wajib, terdapat adab dan tata cara melakukan mandi wajib setelah haid yang harus dilakukan oleh seorang muslimah agar mandi wajib tersebut sah hukumnya. Adapun untuk tatacaranya Anda bisa menyimak artikel berikutnya.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *